Wiki Pengembangan Proyek BlankOn

Tim Pengembang

Wiki

Panduan

Apa itu BlankOn

BlankOn dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) bersama Tim Pengembang BlankOn. BlankOn merupakan distro untuk keperluan desktop, laptop, dan workstation dengan berbagai pernak–pernik khas Indonesia. Pengembangan BlankOn dilakukan secara terbuka dan gotong royong, sehingga siapa saja bisa turut berkontribusi untuk mengembangkan BlankOn agar menjadi lebih baik. Pengembangan BlankOn bertujuan untuk mengembangkan ekosistem baru dalam konteks perangkat lunak bebas dan terbuka. Pengembangan dilakukan dengan cara meningkatkan kecakapan sumber daya lokal sehingga mampu dan kompeten di dalam pengembangan perangkat lunak bebas dan terbuka, mulai dari yang teknis seperti pengembangan aplikasi dan distribusi Linux, hingga hal-hal non-teknis seperti kepemimpinan dan kemampuan membangun komunitas hingga solusi komersial berbasis BlankOn.

Asal nama BlankOn

Nama BlankOn berasal dari nama penutup kepala beberapa suku/budaya yang ada di Indonesia, antara lain suku Jawa, suku Sunda, dan daerah lainnya. Dari asal kata tersebut, BlankOn diharapkan menjadi penutup atau pelindung dari ketergantungan dengan perangkat lunak tertutup. Selain itu, nama BlankOn juga bisa diartikan menjadi Blank (angka biner 0) dan On (angka biner 1). BlankOn diharapkan menjadikan orang yang belum sadar menjadi sadar bahwa Linux bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dalam bidang Teknologi Informasi.

Sejarah BlankOn

Rilis 1.0: 10 Feb 2005 Kode Rilis : Bianglala (Pelangi atau Rainbow) Base on Fedora Core 3. Ide nama dari ​Pak_Ahmad_Sofyan BlankOn 1.0 itu seperti pelangi, warna-warni dalam arti luas, dikembangkan oleh banyak orang dengan berbagai latar belakang dan keahlian. Memliki tampilan dari berbagai adat dan budaya, misal logo dari suku Jawa, ikon home dari Minang (rumah gadang). Rilis 2.0: Rabu, 14 nov 2007 Kode Rilis : Konde (tusuk Konde) (KOde-Nama-DEbian-ubuntu BlankOn 2) – nama disempurnakan oleh pak Rusmanto Base : Ubuntu 7.10 Rilis 3.0: Ahad, 27 Apr 2008 Kode Rilis : Lontara Base Ubuntu 8.04 LTS Menggunakan tema khas Sulawesi Selatan, terlihat dari pengunaan karya seni Kapal Pinisi pada gambar latar belakangnya. Pengguna juga dapat menulis aksara Lontara yang merupakan aksara khas suku Bugis. Rilis 4.0: Sabtu, 15 Nov 2008 (4.0) Rabu, 16 Des (4.1) Kode : Meuligoe Base Ubuntu 8.10 Ciri khas yang digunakan pada versi ini adalah Aceh, dengan warna dominan hijau. Pada rilis ini, Logo BlankOn diganti sehingga lebih modern. Rilis 5.0: Senin, 15 Jun 2009 Kode : Nanggar Base Ubuntu 9.04. Budaya yang diangkat pada versi ini adalah budaya dari Batak, nama “Nanggar” diambil dari bahasa Batak yang mempunyai arti “Palu”. Fitur khas lain pada BlankOn Nanggar adalah edisi terkini proyek Aksara Nusantara. Fitur ini memberikan kemampuan menulis dan menayangkan teks dalam aksara Batak Toba. Pengenalan Desktop Kontesktual Rilis 6.0: Rabu, 04 Jul 2010 Kode : Ombilin Base tidak murni Ubuntu 10.04, sehingga sudah banyak program yang diambil dari pembuatnya langsung. Siklus rilis dilonggarkan menjadi setahun sekali. Sudah mulai memiliki repo sendiri. Ombilin adalah nama daerah di Padang Sumatera Barat, tempat PLTU Ombilin, prasasti Ombilin. sungai Ombilin yang berhulu sungai di Danau Singkarak. Ombilin mendukung empat jenis Aksara Nusantara, yaitu Aksara Bugis, Aksara Batak Toba, Aksara Bali dan Aksara Sunda Rilis 7.0: Selasa, 16 Aug 2011 Kode : Pattimura, diambil dari nama Pahlawan Nasional Indonesia Thomas Matulessy. Turunan Ubuntu, dengan dukungan repo independen Penambahan aksara Rejang dan Jawa Pengenalan BlankOn Panel Jahitan BlankOn Sajadah Rilis 8.0: Jumat, 17 Aug 2012 Kode : Rote, diambil dari nama pulau paling selatan Indonesia Base Debian, tersedia versi DVD Perubahan logo BlankOn Pengenalan ​Manokwari_Shell Jahitan BlankOn Banyumasan berbahasa Banyumas Rilis 9.0: Kode : Suroboyo, Last modified on 03/29/2014 02:00:59 PM


Konten ini dilisensikan di bawah CC-BY. [ sunting ]



Fajar baru perangkat lunak legal dan kreatif, untuk, dan oleh anak negeri