4.2. Node Tool

Penggunaan Node Tool sangat penting pada Inkscape untuk mengolah object yang berbentuk garis atau curva terutama untuk modifikasi, manipulasi dan mengedit Path. Sebelum menggunakan Node Tool sebaiknya kita memahami terlebih dulu tentang Path dan beberapa konsep penting lainnya agar tidak mengalami kebingungan.

Apa Itu Path

Paths adalah object yang bentuknya tidak menentu (arbitrary). Subbab ini menjelaskan tentang bagaimana menciptakan Path, jenis-jenis path, cara mengedit path, dan istilah mengenai path yang sering digunakan pada Inkscape.

4.2.1. Jenis Path

Path terdiri dari tiga jenis yaitu: Path Terbuka, Path Tertutup, dan Path Campuran.

Path Terbuka

Path terbuka memiliki dua ujung yang terdiri dari garis, bentuknya lurus atau berlekuk-lekuk, path terbuka dapat dibuat dengan mengunakan Pencil Tool, Calligraphy Tool, dan Connector Tool.

Path Tertutup

Path tertutup tidak memiliki ujung, biasanya terbuat dari Object Shapes yang mana stroke pada object sudah diubah menjadi path, perubahan dapat dilakukan dengan menghapus Fill atau membiarkan Fill tetap ada.

Path Campuran

Path ini merupakan campuran dari path terbuka dan tertutup, Path jenis ini dapat dibuat dengan cara memotong bagian tertentu pada path tertutup, atau dapat dibuat dengan cara menyambung salah satu ujung dengan pangkal dari dua path terbuka. Paths berbeda dengan Shapes, karena path tidak memiliki struktur yang ditetapkan, namun Path juga dapat diciptakan dari stroke suatu shapes, path yang berasal dari shapes adalah path tertutup.


4.2.2. Bezier Curves

Sebagian besar path pada Inkscape dijelaskan secara mendalam sebagai rangkaian Bezier curves, pada program menggambar lainnya juga tidak jauh berbeda. Hal ini sangat berguna untuk memahami sifat dasar Bezier curves pada saat menggambar dan memanipulasi path. Bezier Curves didefinisikan oleh empat poin, dua di antaranya sebagai end points atau titik akhir, sedang yang lainnya sebagai control points atau handles (pegangan), masing-masing dipasangkan dengan salah satu titik akhir. Control point berguna untuk mengotrol bentuk path dengan titik akhir Bezier curves.


Dua Bezier curves atau lebih dapat digabungkan menjadi path yang bentuknya lebih kompleks. Titik node yang terletak pada kedua node hasil gabung kadang tampak smooth (halus) yang ditandai dengan titik kotak (normal) atau lingkaran kecil (auto smooth).


4.2.3. Paths dari Object

Terdapat beberapa cara untuk menciptakan path secara tidak langsung. Salah satunya adalah dengan mengkonversi (mengubah) shape biasa atau object berupa teks menjadi path. Cara lainnya dengan mengubah Stroke atau garis yang dibuat menggunakan Pencil (Freehand) dan Bezier (Pen) menjadi path, cara ketiga untuk menciptakan path adalah dengan trace a bitmap image.

Cara Menggunakan Node Tool

Untuk dapat memahami dan menggunakan Node Tool maka Anda harus memiliki object yang berupa Path terlebih dulu, untuk itu buat object berupa garis terlebih dulu menggunakan Bezier Tool, kemudian klik Node Tool, setelah itu arahkan kursor pada Menu Bar => klik Path => Object to Path atau tekan Shift+Ctrl+C.

Catatan

Cara membuat object berupa garis menggunakan Bezier Tool baca penjelasannya pada halaman Tool Box => Bezier With Pen Tool.

4.2.4. Menambah Node

Saya asumsikan bahwa Node Tool yang Anda gunakan masih aktif setelah mejalankan perintah sebelumnya, jika belum aktif lakukan langkah berikut; pilih atau klik Path yang dibuat sebelumnya, kemudian klik ikon Node Tool pada Tool Box atau tekan tombol F2, kemudian klik sekali lagi path yang akan di edit, setelah itu klik ikon node yang ada tanda Tambah diatasnya (paling kiri) pada Tool Control.

Cara lainnya untuk menambah titik node adalah dengan langsung melakukan klik dua kali pada path. Maka node baru akan ditambahkan pada salah satu bagian path. penambahan node juga bisa dilakukan dengan cara menekan tombol Insert pada keyboard. Jika pada path sudah terdapat beberapa titik node dan Anda ingin menambahkan titik node banyak sekaligus tekan Ctrl+A kemudian klik ikon Insert new node.

4.2.5. Geser Node atau Path

Untuk menggeser titik node maupun path dapat dilakukan menggunakan mouse maupun tombol tertentu pada keyboard, secara garis besar caranya seperti metode dalam menggunakan Selector Tool. Misalnya jika ingin menggeser titik node ke atas, klik-tahan dan seret titik node ke atas, atau tekan tombol arah yang menghadap ke atas pada keyboard.
Pada saat kursor berada diatas node, maka warna node tersebut berubah merah, untuk menggeser node klik dan seret node yang dipilih ketempat lain, cara lain untuk menggeser node dapat dilakukan dengan menekan tombol Arah pada keyboard. Untuk berpindah dari titik node maupun path yang sedang dipilih menggunakan keyboard dapat dilakukan dengan menekan tombol Tab atau tombol Shift+Tab, jika menekan tombol Tab maka perpindahan maju satu langkah sedangkan jika menekan tombol Shift+Tab maka perpindahan mundur satu langkah. Cobalah modifikasi path dengan menggeser titik node maupun path menjadi bentuk gambar seperti dibawah ini

4.2.6. Hapus Titik Node

Klik salah satu titik node, kemudian klik ikon Delete selected node atau tekan tombol Delete maupun Backspace, cara lainnya dengan menekan tombol Ctrl+Alt+klik kiri. Pada saat menghapus titik node dengan menekan tombol Delete atau Backspace bentuk pinggir path tidak berubah, sedangkan jika sambil menekan tombol Ctrl maka secara otomatis bentuk path berubah.

4.2.7. Gabung Titik Node

Klik salah satu bagian path diantara dua titik node, kemudian klik ikon Joint selected nodes, maka kedua titik node tersebut akan tergabung menjadi satu, posisi titik node berada diantara dua titik node yang digabungkan.

Untuk menggabungkan node dapat juga dilakukan dengan menekan tombol Crtl+J.

4.2.8. Membagi Path

Klik salah satu titik node, kemudian klik ikon Break path at selected nodes pada Tool Control, setelah itu geser titik node untuk melihat hasilnya. Untuk memutus node dapat juga dilakukan dengan menekan tombol Shif+B.

4.2.9. Hapus Path

Untuk menghapus path, klik salah satu bagian path di antara dua titik node, kemudian klik ikon Delete segment between two non-endpoint nodes, sedangkan untuk menyambung kembali Path tersebut klik ikon Join selected endnodes with a new segment.

Catatan

Untuk menyambung Path satu dengan path lain lakukan berikut: klik titik node paling pinggir pada path => tekan Shift => klik titik node paling pinggir pada path lain, kemudian klik ikon Join selected endnodes with a new segment.

4.2.10. Modifikasi Titik Node

Titik Node yang ditambahkan pada path dapat diubah menjadi beberapa bentuk dengan memilih salah satu ikon yang tersedia, terdapat 4 (empat) ikon node yang dapat digunakan untuk mengubah bentuk titik node, berikut penjelasannya:

Node Sudut (nodes corner)

Untuk mengubah bentuk titik nodes menjadi sudut yang runcing. Jika pegangan nodes aktif maka pada kedua sudut yang berlawanan memiliki pegangan untuk mengatur bentuk path yang melengkung, namun jika bentuk path lurus maka pegangan tersebut tidak muncul. Cara lain untuk menggunakan modus ini adalah dengan menekan tombol Shift+C. Saat melakukan klik kedua secara berurutan setelah klik pertama maka sudut path pada titik nodes menjadi lurus dan runcing.

Node Smooth

Untuk mengubah titik node menjadi halus dengan efek bentuk path menjadi melengkung. Jika salah satu ujung garis halus yang berbentuk lingkaran ditarik memanjang maka bentuk path ikut berubah, namun garis halus pada sisi lain tidak ikut memanjang. Cara lain untuk menggunakan modus ini adalah dengan menekan tombol Shift+S.

Node Symmatric

Untuk mengubah titik node menjadi simetris dan halus dengan efek bentuk path menjadi melengkung. Jika salah satu ujung garis halus yang berbentuk lingkaran ditarik memanjang maka bentuk path ikut berubah dengan garis halus pada sisi lain ikut memanjang. Cara lain untuk menggunakan modus ini adalah dengan menekan tombol Shift+Y.

Node auto-smooth

Untuk mengubah titik node otomatis menjadi halus, Jika salah satu ujung garis yang berbentuk lingkaran ditarik efek perubahan pada path lebih halus, hal ini akan terasa jika digunakan untuk modifikasi path yang melengkung. Cara lain untuk menggunakan modus ini adalah dengan menekan tombol Shift+A.

4.2.11. Modifikasi bentuk path

Bentuk Path yang sudah dibuat dapat dimodifikasi dengan mudah menggunakan fasilitas pada Node Tool, misalnya ingin mengubah bentuk path melengkung menjadi lurus atau sebaliknya.

Mengubah Path jadi lurus

Pilih salah satu path yang melengkung diantara dua titik node, kemudian klik ikon Make selected segment lines atau tekan Shif+L, maka bentuk path yang tadinya melengkung menjadi lurus

Mengubah Path jadi melengkung

Pilih salah satu path yang lurus diantara dua titik node, kemudian klik ikon Make selected segments curves atau tekan Shif+U, maka pada path tersebut muncul dua lingkaran kecil sebagai pegangan titik node, geser lingkaran kecil tersebut ke arah yang diinginkan maka path akan berubah bentuknya jadi melengkung atau menjadi curva.

4.2.12. Ubah Object menjadi Path

Pada object tertentu node atau path tidak aktif secara otomatis, misalnya pada object lingkaran, spiral, dan teks, sehingga akan sulit untuk melakukan penambahan titik node dan modifikasi path. Untuk mengkonversi Shape biasa atau object berupa teks menjadi path, klik Path => Object to path atau tekan Shift+Ctrl+C.
Pada saat object diubah menjadi path, object tersebut kehilangan fungsi khusus yang dimilikinya, sebagai contoh teks yang sudah diubah menjadi path, maka font dan teksnya tidak bisa diganti lagi. Namun object yang sudah diubah menjadi path bentuknya dapat dimodifikasi menjadi berbagai bentuk lain. Konversi teks menjadi path menghasilkan kelompok path dengan satu path pada glyph. Hal ini memungkinkan karakter yang dihasilkan dapat dimanipulasi lebih mudah serta memiliki atribut khusus sebagai glyphs secara mandiri.

4.2.13. Mengubah Path menjadi Shape

Untuk mengubah Stroke atau Path menjadi Shape, klik Path => Stroke to Path atau tekan Ctrl+Alt+C. Setelah proses ini dilakukan, path terlihat hampir sama namun sebenarnya struktur path sudah berbeda, Fill yang sudah diubah memiliki dua path. Sebenar metode ini lebih tepat digunakan untuk mengubah stroke yang dibuat menggunakan Pencil Tool atau Bezier With Pen Tool menjadi Shape atau Path tertutup.

4.2.14. Coordinate Node

Coordinate Node digunakan untuk mengatur titik node yang dipilih berdasarkan pinggir halaman (page) dengan mengisi nilai tertentu pada kotak isian yang tersedia, kotak X berdasarkan jarak dari sisi kiri pinggir halaman, sedangkan kotak Y berdasarkan jarak dari sisi bawah pinggir halaman. Disebelah kanan kotak coordinate terdapat ikon unit yang fungsinya untuk mengatur ukuran (satuan) yang digunakan pada kotak isian.

4.2.15. Show path on clipping

Untuk menampilkan atau menyembunyikan node dan path pada object yang sudah dipotong atau clipping, path terlihat sebagai garis hijau. Modus ini dapat berjalan pada clipping yang menggunakan path sebagai pemotongnya.

4.2.16. Show path on mask

Untuk menampilkan atau menyembunyikan node dan path pada object yang sudah dimodifikasi menggunakan teknik mask, path terlihat sebagai garis biru. Modus ini hanya dapat bekerja dengan baik pada masking yang menggunakan path (bukan menggunakan shape).

Catatan

Untuk memahami kedua fungsi dari fitur diatas silakan baca halaman Multiple Object Operations => Clip and Mask

4.2.17. Show Edit LPE

Untuk mengaktifkan atau memanggil fungsi node dan path pada object yang dimodifikasi menggunakan Live Path Editor. Untuk memahami fungsi dari fitur ini silakan baca halaman Path => Live Path Editor.

4.2.18. Show Transformation Handle

Untuk mengaktifkan atau mematikan fungsi pegangan transformasi pada titik node seperti fungsi transform object pada Selector Tool.

4.2.19. Show Bezier handles

Untuk mengaktifkan atau mematikan pegangan pada titik node.

4.2.20. Show path outline

Untuk menampilkan atau menyembunyikan garis path pada object, saat fungsi ini aktif maka garis path terlihat berwarna merah.



Last modified 2 years ago Last modified on 12/15/2014 06:41:26 PM

Attachments (22)

Download all attachments as: .zip