BAB 1 Antarmuka Inkscape

Sebelum menggunakan program menggambar Inkscape sebaiknya kenali dulu beberapa menu penting yang ada pada Inkscape, karena dengan mengenal menu-menu penting tersebut akan mempermudah dalam penggunaan program ini. Inkscape memiliki Antarmuka mirip aplikasi penyunting grafis vektor komersial Corel Draw yang sering digunakan pada sistem operasi Microsoft Windows.

1.1. Membuka Inkscape

Untuk membuka Inkscape pada distro BlankOn, arahkan kursor ke menu favorit, klik ikon Inkscape. Cara lainnya klik Menu utama BlankOn => Grafik => Inkscape

Tunggu beberapa saat hingga tampil jendela utama Inkscape. Waktu yang dibutuhkan dalam proses membuka program ini tergantung dengan kondisi komputer yang dipakai, semakin modern komputer yang di pakai maka akan semakin cepat juga prosesnya.

1.2. Mengenal Menu-menu Inkscape

Setelah aplikasi Inkscape berhasil dijalankan, maka terlihat tampilan jendela utama Inkscape. Pada jendela utama inilah segala kegiatan menggambar dapat dilakukan dengan mudah. Jendela utama inkkscape terdiri dari beberapa menu diantaranya; Name File, Menu Bar, Command Bar, Control Bar, Canvas, Toolbox, Color Palette, Status Bar, dan lain-lain. Dibawah ini penjelasan singkat dari menu-menu tersebut.

1.2.1. Name File

Name File (baris nama), merupakan nama dan jenis halaman kerja yang sedang aktif, pada saat pertama kali Inkscape di jalankan bertuliskan New Document1-Inkscape, name file kadang disebut Title Bar.

1.2.2. Menu Bar

Menu Bar atau dalam bahasa Indonesi sering disebut baris menu, berisi daftar perintah yang bisa digunakan berupa menu, jika salah satu menu diklik maka akan muncul submenu lainnya.

1.2.3. Command Bar

Command Bar, menampilkan ikon-ikon yang merupakan perintah utama dalam program Inkscape, seperti ikon membuat halaman baru, membuka gambar yang sudah dibuat sebelumnya, menyimpan gambar, dan lain-lain.

1.2.4. Tool Control

Tool Control, menampilkan ikon-ikon untuk melakukan pengaturan pada object yang sedang dikerjakan, misalnya mengatur jarak object dari penggir halaman, mengatur tinggi dan lebar object, memutar object, dan lain-lain. Ikon pada Tool Control secara otomatis berubah pada saat salah satu ikon pada Tool Box di klik.

1.2.5. Ruler

Ruler atau penggaris merupakan alat bantu untuk mengukur panjang dan lebar suatu canvas atau halaman kerja.

1.2.6. Tool Box

Tool Box, berisi berbagai ikon untuk memudahkan dalam menggambar, pada saat salah satu ikon diklik maka secara otomatis ikon pada Tool Control ikut berubah, secara umum ikon Tool Box letaknya di pinggir sebelah kiri dengan posisi tegak (vertikal).

1.2.7. Canvas

Canvas, merupakan area kerja untuk menempatkan object yang dibuat, pada saat melakukan pencetakan (printing) object yang berada pada canvas namun diluar halaman kerja tidak ikut tercetak.

1.2.8. Page

Page atau kadang disebut lembar kerja merupakan area kerja didalam canvas, area ini dapat memanjang keluar dari area pandang, kita dapat menyorot halaman ini sesuai kebutuhan, dengan mengeser Sroll Bar ke kiri-kanan atau ke atas-bawah, pada saat melakukan pencetakkan object yang berada di halaman kerja inilah yang akan tercetak

1.2.9. Scroll Bar

Scroll Bar fungsinya untuk menggulung tampilan layar agar turun atau naik (vertical) dan ke kiri atau ke kanan (horizontal). Penggunaan Scroll Bar juga dapat dilakukan dengan Keyboard, caranya tekan Ctrl kemudian tekan tombol arah, Ctrl+Arah kanan /kiri untuk menggulung layar ke kiri/kanan (horizontal), sedangkan Ctrl+Arah atas /bawah untuk menggulung layar ke atas /bawah (vertical)

1.2.10. Snap Controls

Digunakan untuk membatu penempatan object secara tepat pada canvas dengan mendekatkan object pada terget tertentu sesuai parameter yang dilakukan.

1.2.11. Color Palette

Color Palette (palet warna), berisi ikon warna untuk memberi warna pada gambar sesuai warna pilihan, untuk memilih warna lain yang tidak terlihat geser Scroll Bars yang disertakan dibawah color palette. Untuk menerapkan warna pada Fill, pilih object kemudian klik ikon warna yang sesuai, sedangkan untuk menerapkan warna pada Stroke lakukan sambil menekan tombol Shift.

1.2.12. Status Bar

Status Bar, berisi beberapa kolom yang menampilkan berbagai status dari area kerja dan object yang sedang dikerjakan.

Berikut keterangan singkat dari kolom-kolom pada Status Bar:

  • Style Indicator fungsinya untuk melihat tampilan style dan warna object pada Fill maupun Stroke, saat Style indicator diklik maka akan muncul jendela pengaturan Fill and Stroke.
  • Opacity Setting digunakan untuk mengatur Opacity atau kecerahan Fill atau Stroke pada object yang sedang dikerjakan.
  • Layer Indicator digunakan untuk mengatur layer pada canvas yang sudah dibuat atau yang sedang dikerjakan.
  • Notification Area berisi keterangan dan status dari object yang sedang dikerjakan.
  • Pointer Position, berisi keterangan posisi dan letak dari pointer atau kursor pada canvas.
  • Zoom, berisi keterangan besar dan kecilnya tampilan pada canvas/page.

1.3. Mengatur Tampilan Inkscape

Tampilan Inkscape dapat dimodifikasi atau diatur sesuai kebutuhan sehingga lebih nyaman saat digunakan, subbab ini berusaha menjelaskan secara ringkas mengenai pengaturan tampilan yang tidak dijelaskan pada bab lain sehingga penjelasan pada buku tidak ada yang dobel.

Cara menggunakan

Arahkan kursor ke Menu Bar => klik View => Nama Menu => Submenu, jika submenu menampilkan jendela pengaturan lakukan pengaturan yang sesuai.

1.3.1. Zoom

Untuk mengatur besar kecilnya tampilan canvas atau halaman kerja berdasarkan presentase skala object, lebih jelasnya baca bagian Toolbox => Zoom Tool.

1.3.2. Hide /Show

Untuk menyembunyikan dan menampilkan berbagai bagian utama antarmuka Inkscape. Untuk menyembunyikan atau menampilkan Scroll Bar tekan Ctrl+B pada keyboard, sedangkan untuk menyembunyikan/menampilakn semua bagian antarmuka Inkscape tekan Shift+F11.

1.3.3. Hide /Show Dialogs

Untuk menyembunyikan/menampilkan jendela pengaturan tertentu yang diaktifkan, salah satu cara untuk melakukan metode ini adalah dengan menekan tombol F12.

1.3.4. Display Mode

1.3.4.1 Outline Mode

Inkscape memiliki Outline atau mode Wire-frame. Jika menggunakan mode ini path dan shapes (bentuk) pada semua gambar vektor terlihat sebagai garis dan seolah-olah tidak memiliki Fill. Sedangkan pada object text berlaku sebaliknya atau dengan kata lain object terlihat sebagai Fill. Modus Outline berguna untuk melihat struktur keseluruhan gambar dan mengedit node lebih tepat pada gambar yang rumit, atau untuk menemukan object tersembunyi yang tercipta tidak sengaja karena salah klik. Pada saat menggunakan modus Outline Inkscape terasa lebih ringan saat dioperasikan. Untuk menjalankan modus ini klik View => Display mode => Outline, sedangkan untuk kembali ke modus normal klik View => Display mode => Normal.


1.3.4.2. No Filters Mode

Inkscape juga memiliki mode No Filter dimana pada saat melakukan render (rendering) efek Filter dimatikan. Cara ini sangat berguna saat melakukan modifikasi gambar yang rumit menggunakan efek Filter sehingga proses rendering tidak terasa terlalu berat. Untuk menjalankan mode ini klik View => Display mode => No Filters, sedangkan untuk kembali ke mode normal klik View => Display mode => Normal.

1.3.5. Full Screen Mode

Untuk mengubah tampilan Inkscape menjadi layar penuh, klik View => Fullscreen atau tekan F11, lakukan hal yang sama untuk kembali ke modus Normal

1.3.6. Switch Windows

Fitur ini digunakan untuk berpindah dari jendela satu ke jendela lain jika ada dua atau lebih halaman Inkscape yang sedang dijalankan, Next Window untuk berpindah maju ke jendela berikutnya sedangkan Previous Windows untuk berpindah mundur ke jendela sebelumnya. Perpindahan jendela juga dapat dilakukan dengan menekan tombol kunci pada keyboard, Ctrl+Tab untuk Next Window, Shift+Ctrl+Tab untuk Previous Window.

1.3.7. Duplicate Window

Inkscape juga memiliki fasilitas untuk membuat Duplikat jendela (duplicate view), untuk melakukannya klik View => Duplikat Window. Antara jendela asli dan jendela baru (hasil duplikat) menampilkan gambar yang sama. Salah satu tampilan jendela dapat diperbesar (zooming) sehingga pengerjaan gambar lebih mudah karena tampilan object yang sedang dikerjakan terlihat detail atau lebih rinci pada salah satu jendela..

1.3.8. Icon Preview

Jendela Icon Preview digunakan untuk melihat gambar dengan tampilan seperti ikon dengan ukuran berbeda. Untuk menjalankan modus ini klik View => Icon Preview.

Catatan

  • Antarmuka Inkscape yang digunakan dalam situs ini menggunakan settingan Default, jika saat mengikuti tutorial pada situs ini mengalami sedikit kesulitan karena antarmuka Inkscape yang Anda gunakan sedikit berbeda maka lakukan setting ulang antarmuka pada Inkscape Anda, caranya arahkan kursor pada Menu Bar => klik View => Default.
  • Antarmuka bahasa pada Inkscape dapat diubah dengan bahasa yang tersedia, caranya klik Inkscape Preferences => Interface, kemudian pilih bahasa yang tersedia pada kotak pemilihan bahasa di sebelah kanan Language (requires restart), sedangkan untuk mengubah Ukuran ikon pada Tool Box, Command Bar, dan Tool Control dapat diubah pada submenu dibawahnya.





Last modified 2 years ago Last modified on 01/04/2015 06:13:00 PM

Attachments (15)

Download all attachments as: .zip