Menggunakan Peramban Berkas

Untuk melakukan manajemen berkas pada komputer, Anda dapat menggunakan aplikasi peramban berkas yang bernama Nautilus. Bab ini menjelaskan mengenai cara menggunakan Nautilus untuk keperluan manajemen berkas sekaligus mengenalkan konsep manajemen berkas yang ada di BlankOn.

TIP: Bagi Anda yang familiar dengan produk Microsoft Windows, Nautilus ini memiliki fungsi yang sama dengan Windows Explorer.

Menggunakan Nautilus

Untuk melakukan pengelolaan berkas menggunakan Nautilus sangatlah mudah. Bagi Anda yang sudah biasa menggunakan Microsoft Windows tidak akan mengalami kesulitan karena yang berbeda hanyalah penampakannya saja (menu dan bahasa saja yang berbeda). Cara menyalin dan menempel berkas dan atau direktori, menyeleksi direktori atau berkas tidak berbeda antara BlankOn dan Windows. Demikian pula membuat direktori, mengganti nama direktori atau berkas, menghapus direktori atau berkas juga sama dengan Windows. Membuka berkas atau direktori yang ada di Nautilus pun sama dengan Windows yaitu dengan klik ganda. Misalkan kita hendak menghapus direktori atau berkas, kalau menggunakan tombol Delete berkas atau direktori akan dipindah ke direktori tempat Sampah (Recycle Bin kalau di Windows) tetapi jika menggunakan menggunakan tombol Shift+Delete berkas atau direktori akan benar – benar dihapus.

Anda bisa mengklik direktori yang ingin Anda buka melalui menu Lokasi. Berikut adalah direktori yang bisa Anda buka melalui menu tersebut:

  • [Beranda] merupakan direktori yang berisikan berkas-berkas milik pengguna.
  • [Desktop] merupakan direktori di dalam direktori beranda yang berisikan berkas yang bisa Anda lihat di Desktop.
  • [Dokumen] merupakan direktori di dalam direktori beranda yang diperuntukkan untuk menyimpan dokumen.
  • [Musik] merupakan direktori di dalam direktori beranda yang diperuntukkan untuk menyimpan musik.
  • [Gambar] merupakan direktori di dalam direktori beranda yang diperuntukkan untuk menyimpan gambar atau foto.
  • [Video] merupakan direktori di dalam direktori beranda yang diperuntukkan untuk menaruh video.
  • [Unduhan] merupakan direktori di dalam direktori beranda yang diperuntukkan untuk menaruh berkas unduhan.

Direktori-direktori tersebut tidaklah mutlak. Direktori tersebut sudah disediakan demi kenyamanan Anda. Pada kenyataannya Anda (sebagai pengguna biasa) dapat membuat direktori sebanyak yang Anda inginkan dan di mana saja asal di dalam direktori beranda.

Hirarki Partisi

Di BlankOn, Anda tidak akan mengenal istilah drive seperti pada Microsoft Windows. Direktori paling atas yang ada di sistem adalah direktori/atau root yang merupakan isi partisi sistem.

Melalui desktop BlankOn, Anda bisa membuka direktori ini melalui menu Lokasi > Komputer > Sistem Berkas. Di dalam direktori/terdapat berbagai subdirektori yang memiliki fungsi masing-masing, yaitu:

  • [/bin] menyimpan binari atau program yang sangat penting untuk sistem.

  • [/boot] menyimpan data-data yang diperlukan untuk melakukan booting sistem
  • [/cdrom] merupakan titik kait/mount point jika Anda memasukkan CD/DVD-ROM.

  • [/dev] menyimpan informasi yang bertautan dengan piranti keras yang terpasang ke sistem. Biasanya diperlukan untuk merujuk suatu lokasi piranti keras yang ada di sistem.

  • [/etc] menyimpan konfigurasi sistem berbentuk berkas teks.

  • [/home] menyimpan data-data yang dimiliki oleh pengguna non-administratif.

  • [/lib] menyimpan pustaka sistem yang sangat penting.

  • [/media] tempat untuk mengaitkan perangkat penyimpanan eksternal.

  • [/opt] tempat untuk menyimpan berkas-berkas piranti lunak pihak ketiga misal xampp, adobe reader.
  • [/sbin] menyimpan binari atau program yang penting untuk melakukan administrasi sistem.

  • [/tmp] menyimpan berkas-berkas yang bersifat sementara. Bila Anda sedang memutar video streaming (youtube, dan lain-lain), berkas video yang dilihat tersimpan disini. Jadi jika film yang Anda lihat sudah selesai, tinggal salin berkas ke direktori pilihan Anda. Ini merupakan keuntungan menggunakan BlankOn melihat youtube sekaligus mengunduhnya tanpa bantuan piranti lunak lain.

  • [/usr] menyimpan berkas-berkas pendukung piranti lunak yang terpasang di sistem. Gambar latar (Wallpaper), ikon, atau berkas suara yang digunakan sistem tersimpan disini.

  • [/var] menyimpan berkas-berkas yang selalu berubah atau variabel, seperti catatan sistem, surel pengguna, dan sebagainya.

Hak Akses Berkas dan atau direktori

Setiap berkas dan direktori memiliki pemilik serta izin masing-masing. Tidak semua direktori bisa diakses dan diubah oleh semua pengguna. Hal ini untuk menjaga kestabilan sistem dan menghindari pengguna yang ceroboh atau sengaja untuk merusak sistem. Pengguna biasa hanya bisa mengelola berkas di dalam direktori /home/akunpengguna yang memang dimiliki oleh pengguna bersangkutan. Anda bisa membukanya melalui menu Lokasi > direktori beranda pada destop BlankOn.

Selain direktori tersebut, pengguna harus mempunyai izin khusus dari administrator sistem. Penamaan berkas di BlankOn juga sangat berbeda dengan Windows. Di BlankOn, penamaan berkas memperhatikan huruf besar dan huruf kecil (case sensitive). Jadi, Anda bisa membuat berbagai berkas dengan nama yang sama, tetapi dengan derajat huruf yang berbeda. Contohnya, Anda bisa membuat berkas “Berkasku”, “berkasKU”, “berkasku”, “berKASku”, dan sebagainya dalam satu direktori tanpa ada konflik.

Untuk membuka isi partisi selain partisi sistem atau suatu media penyimpanan, partisi yang ingin Anda buka harus dikaitkan (mounting) ke suatu direktori (umumnya di bawah direktori /media) sehingga isi dari partisi atau media penyimpanan tersebut bisa dilihat dan dikelola hanya dengan membuka direktori tersebut. Jika sedang menggunakan desktop, Anda tidak perlu melakukan pengaitan secara manual setiap ingin membuka isi media peyimpanan karena BlankOn sudah melakukannya untuk Anda. Anda bisa melihat isi media penyimpanan melalui menu Lokasi > Komputer pada desktop BlankOn. Hal unik lainnya pada manajemen berkas di BlankOn adalah pengaturan hak aksesnya yang sangat detail dan ketat. Setiap berkas atau direktori yang ada di partisi BlankOn memiliki beberapa parameter mengenai hak akses, yaitu:

  • [Pengguna pemilik berkas/direktori] berisi identitas pengguna dari pemilik suatu berkas/direktori.
  • [Kelompok pemilik berkas/direktori] berisi identitas kelompok yang memiliki suatu berkas/direktori.
  • [Hak akses untuk pemilik] berisikan hak apa saja yang boleh dilakukan oleh pengguna pemilik berkas/direktori terhadap suatu berkas/direktori.
  • [Hak akses untuk kelompok] berisikan hak apa saja yang boleh dilakukan oleh kelompok pemilik berkas/direktori terhadap suatu berkas/direktori.

Hak akses untuk yang lainnya, berisikan hak apa saja yang boleh dilakukan oleh pengguna selain pemilik dan kelompok selain kelompok pemilik terhadap suatu berkas/direktori. Setiap objek hak akses yang ada di atas memiliki tugas hak, yaitu: Baca (Read), Tulis (Write), dan Eksekusi (eXecution). Setiap objek hak akses juga bisa memiliki perpaduan hak yang berbeda, ada yang bisa dibaca saja, ada yang bisa dibaca dan dieksekusi saja, dan ada juga yang memiliki hak mutlak (baca, tulis dan eksekusi).

Untuk mengatur hak akses dari berkas/direktori, klik kanan pada berkas/direktori yang ingin diubah hak aksesnya, lalu klik pada menu Properties. Pada jendela Properti, klik pada tab Hak Akses.

Berikut adalah penjelasan dari masing-masing pengaturan:

  • [Mengatur pemilik dari berkas/direktori] Yang hanya bisa mengatur pemilik dari suatu berkas/direktori adalah administrator.
  • [Mengatur kelompok yang memiliki berkas/direktori] Yang bisa mengatur bagian ini adalah pemilik berkas/direktori tersebut.
  • Mengatur hak apa saja yang bisa dilakukan oleh pemilik berkas.
  • Mengatur hak apa saja yang bisa dilakukan oleh pengguna/kelompok pemilik berkas.
  • Mengatur hak apa saja yang bisa dilakukan oleh pengguna selain pemilik atau anggota kelompok.

Jika Anda mengatur hak akses pada direktori beserta berkas yang terdapat di dalam direktori tersebut, Anda dapat mengklik [>Terapkan Hak ke Berkas yang Disertakan<]. Bila sudah selesai, klik tombol [>Tutup<].

Mengakses Media Penyimpanan Lain

Bila Anda memasang flashdisk atau harddisk eksternal, isi flashdisk/harddisk eksternal akan langsung terbuka. Demikian pula bila Anda memasukkan CD atau DVD yang berisi berkas non-multimedia, isi CD atau DVD akan langsung terbuka. Tetapi jika tidak, Anda dapat membuka media penyimpanan (flashdisk, CD atau DVD atau eksternal harddisk) dengan mengklik menu Lokasi lalu pilih media penyimpanan yang ingin Anda buka isinya. Selain itu, Anda juga bisa memilih menu Lokasi > Komputer dan klik ganda pada media penyimpanan.

Jika Anda sudah selesai menggunakan suatu media penyimpanan, Anda dapat melepasnya dengan mengklik ikon di sebelah kanan nama media penyimpanan pada bagian kiri peramban berkas. Alternatifnya, Anda bisa klik menu Lokasi > Komputer, lalu klik kanan pada media penyimpanan yang ingin dilepas dan klik menu [>Keluarkan Media<].

Memampatkan Berkas/direktori

Berkas termampatkan berfungsi untuk mengelompokkan bebeberapa berkas/direktori menjadi sebuah berkas untuk memudahkan proses backup. Tidak hanya dikelompokkan, data juga akan diperkecil ukurannya sehingga sangat cocok untuk pertukaran data. Untuk melakukan arsip pada Nautilus, klik pada beberapa berkas yang ingin dimampatkan, lalu klik kanan dan pilih menu [>Mampatkan<].

Kemudian, tentukan nama berkas hasil pemampatan, lokasi serta format pemampatan. Format pemampatan yang didukung antara lain: 7z, RAR, ZIP, TAR, TAR.GZ, dan lain-lain. Untuk melakukan pengaturan tambahan seperti untuk menambahkan kata sandi, Anda bisa klik pada [>Opsi lain<]. Setelah semua pengaturan selesai, klik pada tombol [>Buat<].

Mencari berkas/direktori

Untuk mencari berkas/direktori yang tidak Anda ketahui tempatnya, Anda bisa menggunakan fitur pencarian yang sudah terintegrasi dengan peramban berkas Nautilus. Untuk melakukan pencarian, Anda bisa klik tombol cari pada bagian toolbar Nautilus. Kemudian, ketik nama berkas yang ingin dicari pada kotak yang disediakan, lalu tekan tombol Enter.

Jika menginginkan pencarian yang lebih mendetail, Anda bisa menggunakan fitur cari berkas melalui menu Lokasi > Cari Berkas pada destop. Kemudian, ketik nama berkas yang ingin dicari pada kotak [>Nama berisi<], dan lokasi pencarian pada [>Cari dalam direktori<]. Untuk lebih detail lagi, Anda bisa menambahkan opsi pencarian dengan memilih [>Berkas pilihan lainnya<] dan isi opsi yang disediakan. Setelah semua selesai, klik tombol [>Cari<] untuk melakukan pencarian.

Berbagi direktori melalui Jaringan

Sebelum berbagi suatu direktori ke jaringan, Anda harus memasang paket Samba terlebih dahulu. Samba merupakan server berbagi berkas yang bisa digunakan antar platform antara lain: Windows, BlankOn, Mac OS X, Solaris, dan sebagainya. Cara memasang samba tergolong mudah. Buka Nautilus lalu pilih direktori yang hendak dibagi. Klik kanan direktori tersebut pilih menu Pilihan Berbagi.

Beri centang pada [>Share this direktori<] untuk mengaktifkan fitur berbagi direktori dan beri nama sharing direktori yang akan dimunculkan pada saat mengakses direktori pada kotak teks yang tersedia. Agar pengakses bisa menulis isi direktori yang terbagi, beri centang pada [>Allow other people to write in this folder<] dan beri centang [>Guest Access<] agar direktori bisa diakses tanpa perlu autentifikasi identitas pengguna dan kata sandi. Setelah semua selesai, klik tombol [>Buat Share<]. Pilih [>Add the permissions automatically<]. Akan muncul emblem tangan di direktori yang kita bagi pakai. Sekarang, komputer lain di jaringan sudah bisa mengakses direktori yang Anda bagi.

Peramban Jaringan

Selain untuk mengelola berkas secara lokal, Nautilus juga bisa dimanfaatkan untuk mengelola berkas yang ada di jaringan dengan menggunakan protokol SMB (Protokol berbagi direktori antar sistem operasi), SSH, FTP, dan WebDAV. Untuk melihat jaringan di sekitar seperti melalui protokol SMB, Anda bisa klik menu Lokasi > Jaringan. Kemudian, Anda bisa melihat nama komputer yang ada di sekitar jaringan Anda.

Sedangkan, untuk mengelola berkas yang ada di jaringan selain SMB, Anda bisa klik menu Lokasi > Masuk ke Server. Lalu, tentukan jenis layanan beserta parameternya. Setelah semua selesai, klik pada tombol [>Sambung<]. Nautilus akan melakukan sambungan terhadap protokol tersebut dan membukakan jendela peramban untuk mengelola berkas pada sambungan tersebut. Selain itu, Nautilus juga akan membuat item baru pada menu Lokasi, Desktop dan pada sidebar di bagian kiri jendela peramban berkas yang berfungsi untuk merujuk ke sambungan jaringan yang baru dibuat.

Last modified 5 years ago Last modified on 10/03/2011 08:35:19 PM

Attachments (8)

Download all attachments as: .zip